Sekolahku
jauh...
hidup
penuh lika-liku ada duka ada juga senang sebagai manusia harus
menhadapi semua cobaan dengan sabar, dari dulu hidupku seperti ini
tiada warna yang menerangi hidupku selalu ada cobaan, cobaan ,dan
cobaan untuk aku. Aku harus bagaiman agar impianku tercapai dan bisa
mengubah hidupku mungkin hanya lewat doa ini agar diberi cahaya untuk
menerangi hidupku walaupun hidupku tak seperti yang lain tetapi masih
ada lebih dari hidupku yang sederhana mungkin aku harus bersyukur dan
berterima kasih kepada maha kuasa yang maha penyayang dan maha
pengasih.
Aku
terbangun dari tidurku dan akun langsung melihat ayah menampar pipi
kanan ibu entah apa salah ibu kepada ayah ternyata ayah mabuk dan
tidak menyadarkan diri mungkin dia kebanyakan minum sehingga dia
seperti ini, saat itu aku nggak bisa apa-apa aku cuman melamun
melihat pertengkaran mereka yang saat ekstrem. Mungkin aku masih
kecil yang nggak usah memikirkan urusan orang dewasa seperti keadaan
yang seperti ini, aku cuman menangis menatapi ibu yang terjatuh suatu
saat aku akan membalas dendam apa yang dilakukan keibu aku cuman
berkata lewat hati nggak mungkin aku langsung ngomong kayak gitu
terhadap ayahku bisa-bisa aku kena tampar olehnya aku hanya diam dan
diam, nggak beberapa kemudian ayahku pergi entah kemana lebih baik
dia pergi jauh-jauh nggak usah menggangu keluarga kecilku.
tahun
telah berganti tahun kini aku melanjutkan sekolah dismk atau sma,
waktu pendaftaran aku milih pendaftaran online aku begadang sama ibu
hingga pukul 12 malam. Jam menunjukan 12 malam aku langsung pergi ke
warnet sama ibuku, aku daftar dengan pilihan dinegeri aku nggak mau
swasta ntar aku merasa bersalah waktu aku masuk swasta gara-gara
biaya yang cukup mahal. Setelah aku mencari sekolahan yang tepat
bagiku akhirnya aku milih dismkn9 yaitu sekolah kesenian salah satu
dijawa timur aku milih sekolah sini dengan nilai yang sangat
memuaskan bagiku cuman 30,80. kata tetanggaku sekolah smkn9 itu jauh,
ntar jalan kaki kalau nyampek disiwalan terus kesekolahnya harus
berjalan kaki. Aku merasa putus asa waktu tetanggaku bilang begitu
tapi aku nggak mau nyerah dengan omongan orang lain, belum tentu aku
jalanain disekolah sini nggak terlalu jauh.
Besoknya
waktu mau daftar ulang aku lihat dikomputer ternyata aku masuk
sekolah di smkn9 aku langsung bergegas pergi kesekolah sama ibuku,
aku berjalan kaki menuju siola dan sampai disioala aku naek bis.
Sesampainya disiwalan kerto ternyata benar aku harus jalan kaki
menuju sekolah tapi aku nggak nyerah sampek disiwalan ini, aku
berjalan dengan didampingi sama ibuku nggak terasa kalau jalan kaki
nggak merasa jauh. Aku lupa dimana sekolahannya? Waktu menunjukkan
jam 11.30 siang, aku bertanya kepada orang disekitar sini dan aku
menanyakan dimana sekolah smkn9.
“
pak smkn9 itu
dimana? “
“
owh, itu lurus saja
ntar belok kanan. “
“
makasih pak. “
aku
langsung menuju ketempat itu yang sudah dijelaskan sama bapak
tersebut, perutku terasa keroncongan dan tenggorokanku terasa kering
tapi aku tetap ingin masuk negeri. Pukul 12.00 pendaftaran ulang
ditutup aku nggak percaya kalau pendaftaran ditutup, aku langsung
narik tangan kanan ibu untuk pergi kedalam gedung itu untuk daftar
ulang. Aku nggak peduli mau diusir atau apalah, tubuh ini terasa tak
berdaya aku langsung pinsan, beberapa menit aku terbangun ibuku yang
sedang berbicara dengan guru yang ada disana untuk memohon agar bisa
masuk disekolah sini, aku langsung berdiri dan berbicara dengan guru
itu.
“
bu, aku mohon bisa
masuk sekolah sini aku kesiangan karena rumahku jauh bu? “ aku
berbicara sama guru salah satu jurusan yang aku ambil yaitui teater
pertanyaanku
nggak dijawab oleh guru itu, nggak lama kemudian aku diterima sekolah
sini aku merasa senang walaupun badan ini mau jatuh apa guru ini
kasihan sama aku? Mungkin saja dia kasihan sama aku dan ibuku. Guru
itu bernama bu yuli, bu yuli menyerahkan formulir kepada ibuku.
Bu
yuli: ibu, silahkan tanda tangan dan bayar uang sebesar 550 ribu
untuk perlengkapan diteater
Ibu:
owh, iyaa bu.
Bayangkan uang 550
ribu sebesar itu aku aja nggak mampu beli buku apalagi uang sebesar
itu aku benar-benar nggak sanggup aku hanyalah orang sederhana,
akhirnya aku kekepala sekolah untuk meringankan biaya ini.
Hari
mau memasuki kesekolah menengah kejuruan dan berganti baju menjadi
putih abu-abu dan memasuki dunia baru daripada kemasa smp dulu atau
kemasa SD dulu. Hari ini aku ama ibu mau daftar ulang kedua
disekolahan, sesudah aku sampek sekolah aku bertemu sama cewek yang
sedang duduk dan memegan hp mukanya cemberut dan diem melulu. Lalu
aku mau tanya kecewek itu, seolah aku sok cool dan tidak terlalu cupu
pada masa smpku dulu.
“
mbak kalau mau
daftar ulang kemana yaa ? “
aku
nanya kedia dengan basa-basi dan sok cool, karena aku kecapekan habis
keliling sekolahan yang begitu luas seperti keliling monas aja. Lalu
cewek itu menjawab pertanyaanku dengan muka yang sombong banget.
“
kesitu “ udah itu
doank, anjrit sombong banget anak ini masih sekolah aja sombongnya
setengah mati. Apalagi dia udah terkenal pasti sombongnya kemana-mana
kayak sampah yang berkeliaran.
Hari
pertama masuk mos aku lupa yang dikasih saran kakak kelas ke aku, aku
lupa nggak buat tali sepatu terbuat dari gedebuk pisang. Aduh! Aku
bingung pusing 7 keliling kayak dikejar maling ehh salah kayak
dikejar anjing, busyet aku harus gimana? Jantungku deg deg deg mau
copot, darahku mengalir seperti air yaa udah aku pikirin besok apa
yang terjadi.
Sesampai
disekolah aku nyari anak atau mau rampas tali biar aku nggak
dimarahin sama kakak mos, 10 menit aku keliling nyari tali sepatu
yang terbuat dari gedebog pisang akhirnya aku menemukan juga jantung
yang awalnya dag dig duarrr kini lega banget udah punya seutas tali,
seandainya aku nggak buat tali atau nggak memakainya pasti aku
digantung keatas menara yang tinggi monas, dan aku akan menjerit
minta tolong. Tolong! Tolong! Ttooloongg!!! dan nggak mungkin ini
terjadi kann.
Hari
pertama mos emang sulit bagiku yang disuruh kakak kelas yang inilah
yang itulah emang aku pembantumu tag? Alhamdulilah muka ini terasa
senang banget hari pertama mos selesai juga dan besoknya disuruh buat
topi dari pot bunga, hah? Aku syok aku mau pinsan dia pikir kepalaku
dikasih pot bunga terus disiram akhirnya muncul bunganya gitu!!!
sesampainya
dirumah aku cari pot bunga ternyata susah juga cari pot bunga masak
aku naik odong-odong terus nyampek apa mungkin yaa! Matahari muncul
dan menyatakan sudah pagi ( iya-iyalah kata siapa sudah malam ).
segera aku pergi dengan naik mobil pribadiku kayak mobil panjang
terus banyak orangnya mungkin aku anaknya baik hati, rajin menabung
dan rajin sholat sampek orang aku bareng aku persilahkan.
Hari
mos kedua, ohh yaa mos itu apa yaa? Udah lahh nggak usah dipikirin
lagi lagian nggak penting juga, aku ketawa ngakak sampek-sampek
keselek angin ( padahal nggak juga ) aku melihat orang dilingkungan
sekolahku kok banyak tentara mau perang yaa ? Just kidding kayak
puding. Aduh kakak kelas dia mau ngapain ke aku, jangan kak aku masih
jaka ting-ting kayak ayu ting-ting (padahal cuman negur aja).
“ ngapain
kamu kesini ? “ dengan suara yang sangat keras kakak kelas ini
menegurku.
Yaa
sesuka aku dong aku mau ini kek, mau itu kek, sampek-sampek ketek aku
mau kesebutin terus emang masalah buat loe kak. Untung aja itu
kata-kata masih didalam hatiku kalau dibicarain langsungh mungkin aku
langsung dihukum.
“ a-aaa
nu kak mau kesana “ aku jawab dengan wajah ketakutan.
“ cepat
kesana ? “
busyet!
Mentang-mentang kakak kelas kalau mau bentak seenaknya aja dasar
keong racun, ehh salah kayak macan garong yang suka marah-marah,
benar nggak yaa ? Mos kedua sudah selesai dan besok mos kejuruan aku
berdoa semoga hari besok nggak kayak hari sebelumnya. Amieen
hari
ketiga mos ternyata doaku nggak terkabulkan hari ini sangat parah
daripada mos sebelumnya, masak disuruh pakek inilah yaa itulah kayak
orang gila ja. Habis gitu disuruh kepos yang diberi saran sama kakak
kelas kejuruanku ( emang kepos satpam, pos kamling, atau kekantor pos
tag?? ).
pos
1, disuruh tanya jawab, widiih tanya jawab kayak kuis ditelevisi
pasti dapat uang yaa kalau menang kalau nggak yaa nasib.
“ ini
pos berapa ? “
hah,
apa?? emang pos ada dimana-mana yaa aduh kakak kelas kok begini,
kalau bicara yang jelas donk kak.
“ ini
pos 1 kak “ aku menjawab dengan sopan dan cupunya aku. Ternyata oh
ternyata aku ketiban duren yang montok banget pasti enak nii?, aku
dengan kelompokku dibentak sama kakak kelas yang sudah nggak cool,
nggak femous dan nggak cakep pula, aduh mau lemparin sepatu kemuka
dia.
Pos
2, disuruh masuk keruang yang sangat gelap kayak bioskop mau mainkan
filmnya padahal aku nggak pernah kebioskop. Diruang ini berbagai
hantu atau apalah ternyata diruang ini aku dikasih saran kalau masuk
sekolah sini jangan putus asa harus kuat menghadapi dan satu lagi
kalau udah masuk sekolah sini apalagi kejuruannya. Yaa aku manut aja
pa yang dikatakan sama kakak kelas, akhirnya pos 2 telah berahkir
sekarang masuk ke pos3 yang terahkir.
“ wuaduh
aku kaget kayak mau...
masak
disuruh jalan ketempat yang banyak lumpur terus dibawahnya kolam ada
orang yang sangat seram, habis gitu aku disuruh nyanyi dengan suara
yang sangat keras padahal suaraku kecil banget. Apa kata ibuku kalau
anaknya kotor dan jatuh kekolam, apa kata hati aja dehh aku nyebrang
dengan hati0hati, kanan kiri ada kakak kelas yang ngasih tepung (
emangnya ini acara pesbukers apa pakek masak air dulu habis gitu
dikasih tepung. ), akhirnya aku sampek keujung dan selamat dari
lubang buaya.
Matahari
yang sangat panas ini menunjukan seiang waktunya pulang kerumah, mos
disekolah menengah kejuruan dan pertama kali aku alami daripada mos
waktu smpku dulu dan ini akan menjadi kenangan terindah bagiku.
Walaupun
sekolah jauh aku tetap untuk niat pergi kesekolah, dan masa lalu
pelan-pelan aku lupakan. Semua orang pasti punya masalah, pasti punya
cobaan, aku juga dan semua orang juga punya cobaan. Yang penting
jangan patah semangat, percaya deh hidup ini berputar seperti roda
ada kalanya kita susah ada saatnya kita bahagia.
Percaya dan selalu
berdoa tuhan itu adil kok, tuhan nggak bakal kasih cobaan yang nggak
mampu dijalani umatnya. Sabar dan terus berusaha usaha dan usaha,
masalah akhir bisa dilihat nanti. Emang masa lalu ada untuk diingat
dan dikenang, tapi jangan berlebihaan. Jalan allah mudah takdirnya
bisa diubah pokoknya kita jangan lupa sholat jalani apa adanya nggak
usah ngeluh apa yang diberikan maha kausa terhadap kita. Dan nggak
usah nyalahin tuhan percaya semua bisa bahagia pada akhirnya,
meskipun sekolah jauh aku bisa bahagia dihari-hari disekolahku ini
daripada masa-masa smp, sd dan masa-masa aku masih mencari uang
dijalanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar